Orientasi gerakan menjadi kompas penting bagi Immawati dalam setiap langkah pergerakannya. Ia bukan hanya panduan teknis, tetapi menjadi kontrol arah ketika kebijakan dirumuskan, ditafsirkan, dan dijalankan. Karena itu, kehadiran Pedoman Immawati terbaru menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerakan perempuan IMM secara lebih sistemik dan relevan dengan tantangan zaman.
Pedoman Immawati merupakan penyempurnaan atas dinamika pemikiran, perubahan sosial, dan tantangan generasi yang terus bergerak. Penyempurnaan ini tidak sekadar revisi administratif, tetapi penguatan ideologi, cara pandang, dan karakter gerakan agar kader Immawati berada pada orbit yang selaras dengan arah perjuangan IMM dan Persyarikatan.
Keputusan Tanwir di Malang yang mengesahkan pedoman ini menjadi titik pijak baru gerakan Immawati. Pedoman tersebut selanjutnya akan disosialisasikan secara masif ke seluruh DPD IMM se-Indonesia, agar implementasinya tidak sporadis, tetapi terstruktur dan terukur.
Transformasi ini menegaskan bahwa gerakan Immawati ingin melahirkan kader perempuan yang unggul dalam nalar, solid dalam spiritualitas, matang dalam integritas moral. Sekaligus responsif terhadap isu sosial dan politik kontemporer.
Salah satu wujud implementasi nyata adalah masifikasi pengaderan penunjang yang lebih terstandar, selaras dengan jenjang keinstrukturan, sehingga kualitas kader perempuan di IMM tidak hanya kuat secara pemikiran tetapi juga kokoh dalam kapasitas instruksional.
Immawati Berperan dalam Arah Perubahan Sosial dan Politik
Misi gerakan Immawati adalah menjamin keberlanjutan gerakan perempuan berkeadaban, yang berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan. Immawati hadir untuk menumbuhkan kesadaran kritis, menguatkan keberpihakan terhadap persoalan perempuan, dan mengelola relasi gender secara fair dan berkeadilan.
Dalam perspektif geraknya, terdapat empat strategi utama yang menjadi tonggak arah baru gerakan Immawati:
- Transformasi Nalar Intelektual Immawati
- Aktualisasi Gerakan Keagamaan
- Paradigma dan Aplikasi Gerakan Sosial
- Immawati dalam Konfigurasi Politik
Strategi ini memastikan Immawati tidak hanya bergerak berdasarkan tuntutan situasi sesaat, tetapi berdasarkan arah besar yang sistemik, terukur, dan visioner. Melalui penguatan tradisi ilmiah, budaya riset, pelatihan, pengkajian isu, serta konsolidasi gerakan sosial dan politik yang beretika. Immawati harus menjadi representasi gerakan perempuan berkemajuan yang menulis sejarahnya sendiri di Indonesia.
Ke depan, Transformasi Gerakan Immawati bukan hanya ingin hadir sebagai pelaku perubahan. Tetapi produsen gagasan dan produsen solusi yang melahirkan generasi perempuan Muhammadiyah yang matang dalam intelektualitas, mapan dalam orientasi gerak, dan lebih siap menjawab tantangan zaman.
Oleh: Sakinah Fitrianti, Sekretaris DPP IMM Bidang Immawati
